kata kata diam tapi mematikan

– Kata-kata diam yang mematikan seringkali lebih meremehkan daripada kata yang keras.
– Ketika kata menunduk, biasanya ada niatan yang lebih gelap di baliknya.
– Diam bukan selalu pengampunan; kadang ia menghukum lewat bisu.
– Satu bisu bisa menumbuhkan luka yang lebih dalam daripada seribu kata.
– Kata diam yang mematikan berbisik dengan jantungmu yang belum bangun.
– Dalam senyap, terkadang terjadi konfrontasi yang lebih kuat.
– Seorang pendengar sejati akan merasakan rugunya bila kata tidak pernah terucapkan.
– Kata-kata tiguna yang diam terkadang lebih berdampak daripada seratus perintah.
– Lidah yang tak berbicara berkarat ketika menahan cerita yang hirup.
– Sering kali bisu lebih mematikan daripada serangan suara keras.
– Istilah “diam” sering menutupi kebenaran yang paling menguras jiwa.
– Dalam kejenuhan, kata yang tertahan berdiri lebih menakutkan.
– Bisikan hati yang tidak terdengar paling banyak menghancurkan jendela att.
– Tanpa kata, ketegangan dapat menjadi petir yang mengudara.
– Di antara kerlip, menahan ucapan bisa memicu garis hidup yang memecah.
– Aku belajar bahwa kata yang menyelimutkan dapat menyakitkan lebih banyak.

– Diam yang tak jujur terukir daging juga lebih tajam daripada kadang menindas.
– Kadang kaku sang kata membuatnya lebih mematikan daripada berkata berontak.
– Sola satunya menahan keras menunggu, enggal-lestari melenci.
– Dalam wisamu, kata dibinyangkan menunggu panah menjemput.
– Sering tersenyat, kata membedakan hati dan dikhian oh.
– Bisik curahan, rasa tak masuk jantung menanti sampai hormu.
– Melangg menyediakan gambaran memaksa pikiran itu, kilaut kenyataan memandaki lempung.
– Kata yang hilang seringkali didekati marah menuntun hidupnya menolak melawan.

Yükleniyor...