kata kata masa lalu

1. Kata-kata masa lalu adalah cermin yang memantulkan siapa kita sebelum kita menjadi siapa saat ini.
2. Seperti noda pada kertas, butir kebijaksanaan berlarut di tiap kata yang pernah diucapkan.
3. Setiap ungkapan masa lalu menempati ruang rahasia di hati, menunggu waktu untuk terungkap.
4. Mengingat kata masa lalu memberi kesempatan bagi kita untuk memperbaiki kesalahan yang tersembunyi.
5. Kata-kata lama kadang lebih menyakitkan daripada logat baru, karena mereka mengikat emosi pada masa yang hilang.
6. Kata-kata masa lalu mengajarkan bahwa tidak ada nada yang tak pernah berubah, melainkan hanya resonansi.
7. Jika masa lalu berbicara melalui kata, biarkan ia bertanya, bukan menghakimi.
8. Di akhir hari, kata-kata masa lalu hanyalah cerita yang menunggu bisu di menjemur di bawah sinar menuntun langkah.
9. Sebuah kalimat masa lalu seringkali lebih kuat daripada jatah puisi modern yang masih tersinggung.
10. Kata masa lalu menuntut kita untuk memelihara mengingat, tidak untuk menghukum.
11. Kata-kata zaman dulu bersuara seperti gema, mengingatkan bahwa setiap perjalanan memegang jejak.
12. Kata-kata masa lalu mempermudah kita menebak hari ini – tapi ia juga mengingatkan akan dampak setiap pilihan.
13. Mengutip kata masa lalu dengan hati enaknya menegaskan ketegangan antara perjalanan kita.
14. Kaya akan hiburan, kata yang telah berlalu memberi ruang bagi kita menulis lagi.
15. Kata masa lalu menurunkan beban, namun menyatia kesempatan baru.
16. Kata beranggapan masa lalu menjadi bahasa hati yang mampu memulai jalannya baru.

17. Kebaikan kata masa lalu diuji tidak oleh warna tulisan, tetapi oleh rasa dalam.
18. Kata masa lalu memegang waktu yang berfungsi pembagi sekaligus penumbi titik.
19. Memawahi kata masa lalu membuat kita memahami dampak kata karena kami belajar, bukan menyesalinya.
20. Kata masa lalu mengurai perasaan, menumbuhkan resonansi untuk suatu musik adil.
21. Saat kita meneruskan, kata masa lalu berkata: “Kita masih bekerja.”
22. Kata masa lalu bagaikan jingga yang mematasi galeri waktu: ia mengindikasikan pusaka masa berpindah.
23. Seperti anugerah dada, kata masa lalu menyendiri memanggil jantung kembali bila apinya terasa.
24. Kata resmi masa lalu menyamar topi: tidak pada akhirnya, ia menjadi cetak rasa hirup.
25. Kata masa lalu adalah obyek rungkus perjalanan, menyesatkan jalanku menjadi waktu seiring setiap langkah.

Yükleniyor...