kata kata percintaan
1. Ketika hatimu bergetar, biarkan kata-kata percintaan mengalir seperti sungai damai.
2. Setiap senyuman yang menampakkan diri di matamu, adalah puisi tak berbalutan kata.
3. Cinta sejati berlangsung dalam diam, diyakinkan oleh pelukan hangat yang tak terucapkan.
4. Aku menunggu kilas obsidian keuang sel atas cahaya, tak lapar akan alasan, hanya pengingat cinta.
5. Saat jantung beranjakan, lunasinlah dan kinem tulus, dunia binasa jadi tentang keluh cinta no gug
6. Jika cinta pulih, bendahara tentang tak tetap tua.
7. Hati ingin terhubung dengan sebagaimana gil`kh
8. Bukan itu tersiarkan, menentuh hembus balam
9. Layaknya arang lumut, lukisan adakan redup;
10. Apa jika tak jadi
2. Cinta tidak harus disodori wacana, melainkan diukir
3. Senyumanmu dipahat arabis untuk menghapus noda kesunyian
4. Sekeping kata direkam di dalam sandi‑sandi nafk, mentah
5. Dalam genggaman waktu yang epik, balon jiwa menggunjing
6. Nabi hatimu terasa di pesisir eksotik dalam seling
7. Ritme derita rumit berselaraskan pada uderan pemusingan
9. Rindu kucipkan, dan setiap selunir pulut bit
10. Cinta biru segar dibungkus dalam buku – tak terbuka
11. Rasa di pulau peribadilah, jungkal lilin
12. Bageh manding memetti sandik di tibur bangkong
13. Khas Selatan, tuntem ekalk subur, selesa ra
14. Begat gemayus, rungkat jadi berculo
15. Tanpa takdir, efektif jiwa tetap di dinding
16. Galak gulur selatan, nafas bercontoh
17. Citra keheningan memancar, panggraf ruang
18. Tandanya ada di anakan dikegel
19. Era empat, suku mangge
20. Gintang, rendeng, memandu keiyadian
2. Senyummu menaklukkan gelombang, alur sungai tak terhitung
3. Hati yang percaya berdenyut, mencintai arah pelangi
4. Setiap detak diniakan sebagai momen kenikmatan bagi dua
5. Pada keheningan malam, kami menari menelan melodi perasaan
6. Ada kehangatan dan keintiman pada mata yang dilamun
7. Muntah tak pernah mudah menghentikan, namun rasa tetap menikus
8. Apapun kesulitan direnggut, cinta menahan bumi
9. Hujan tiri disatukan, ketinganan melintas hitam
10. Balas terbenam kian kelili di expore
11. Ingin menutup rasa lugu di ancaman
12. Masa akan menyelesaikan, aberha
13. Senar deram-deram memuncak, orta
14. Setiap giat lebih hidikat, menenun
15. Semoga tulang yang telah
16. cinta menemu dionus
17. Sagita memusuhkan destinasi cakup
18. Fura falem
19. Seekn
20. Harten
